Lawan JUFA, Siapkan Amunisi Baru

Lawan JUFA, Siapkan Amunisi Baru
Senin, 19 Maret 2012 00:31
MALANG  – International Friendy Match antara Arema Indonesia versus JUFA (Japan University Football Assosiation), besok sore di Stadion Kanjuruhan, diprediksi bakal meriah.
Apalagi tim tamu yang bakal diperkuat pemain-pemain terbaik dari seluruh Universitas di Jepang, menjadi lawan tangguh bagi Arema. Dua laga persahabatan sebelumnya, selalu dimenangkan JUFA. Yakni menang 1-0 lawan Persela dan 6-2 atas Deltras Sidoarjo.
Bagi Arema sendiri, menghadapi JUFA sekaligus sebagai test case untuk pemain-pemain baru. Terutama sebagai gambaran skuad yang bakal turun di putaran kedua Indonesia Super League nanti.
Dalam latihan yang digeber di lapangan Paskhas Abdulrachman Saleh, Minggu pagi kemarin, pelatih Joko “Gethuk” Susilo mengintruksikan para punggawanya untuk bisa mengorganisasi permainan.
Selain itu, mandulnya lini depan Arema tanpa Marcio Souza yang absen kala dijamu tuan rumah Pelita Jaya dan Persib Bandung,  memaksa pelatih berusia 41 tahun ini untuk menambah porsi latihan Agung Suprayogi dkk dalam hal finishing touch.
Pelatih berlisensi A Nasional ini sadar betul akan kekurangan timnya dalam mencetak gol. Wajar jika Gethuk tidak hanya menitikberatkan pada pemain depan.
Pemain lini tengah pun dituntut untuk bisa memberikan umpan-umpan yang ciamik dan memanfaatkan setiap peluang agar bisa dikonversi menjadi gol. ’’Hari ini (kemarin, Red) kita latihan finishing dengan mengoptimalkan semua peluang dari setiap pergerakan pemain,’’ terang Gethuk terkait latihan kemarin.
Berbagai macam strategi coba diterapkan Gethuk agar bisa dimanfaatkan oleh Charis Yulianto dkk menjadi sebuah peluang yang bagus di depan gawang lawan tentunya dengan dimbangi berbuahnya gol setiap peluang itu.
Pemain dituntut kerjasama yang lebih baik agar setiap peluang yang tercipta bisa menjadi gol. Apalagi untuk uji coba nanti, tim lawan memiliki materi lebih bagus daripada lawan pada uji coba biasanya, para punggawa Arema dituntut untuk bisa bermain taktis kala meladeni JUFA.
Namun, kondisi stamina yang menurun pasca lawatan tour ke Jawa Barat pekan lalu, terlihat kala Arema menjamu Fandris FC, Sabtu lalu. Untuk itu mantan punggawa Arema tahun 1990-2000 tidak terlalu berat dalam memforsir tenaga anak asuhnya.
’’Fokus latihan hari ini (kemarin, Red.) lebih untuk jaga kondisi saja setelah laga berat dan persiapan untuk laga besok. Tapi juga tetap fokus pada permainan tim, selain itu juga untuk memperbaiki kerjasama antar pemain,’’ bebernya kepada Malang Post.
Apalagi kerjasama tim antara para pemain yang telah bergabung dengan yang baru, butuh penyesuaian. Dalam sesi latihan dua jam tersebut, Gethuk mengintruksikan penggawanya untuk saling bekerjasama dalam mengorganisasi permainan.
’’Kita coba padukan antara pemain yang kemarin ikut ke Jawa Barat dan para pemain baru. Lawan kali ini lebih berat dari yang kemarin-kemarin, jadi para pemain harus bisa kerjasama yang baik,’’ terang Gethuk menanggapi persiapan jelang laga kontra JUFA.
Kondisi pemain baru yang pada pekan lalu tidak mengikuti lawatan ke Jawa Barat seperti Dendy Santoso, Hendro Siswanto, Sunarto, Alfarizi, Andre Luis Da Silva, dan Kurnia Meiga menunjukkan grafik yang bagus.
Dalam laga International friendly match nanti, diharapkan para pemain yang baru dan telah terdaftar bisa bermain baik dan memberikan kontribusi untuk membuka peluang menang bagi Arema. (mg15) copast of malang post original

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.