Tak Mau Main-main

Tak Mau Main-main
Selasa, 20 Maret 2012 15:39
MALANG - Kesempatan berharga dimiliki skuadra Singo Edan saat tampil di international friedly match menghadapi tim asal Jepang yakni Japan University Football Assosiation (JUFA) di stadion Kanjuruhan, sore ini, kick off 15.00 WIB.
Meski dihuni sederet pemain muda yang, JUFA tak bisa dianggap remeh. Terbukti sebelum menghadapi Arema, tim yang dihuni pemain-pemain terbaik dari seluruh Universitas di Jepang mampu mengalahkan Persela Lamongan 1-0, Sabtu (17/3) lalu. Termasuk membantai tim Deltras U-21 6-2, Minggu (18/3) kemarin.
Dua kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi tim JUFA yang tampaknya tak kenal lelah usai tiba di Indonesia, Jumat (16/3) malam. Untuk itu, tim Arema tak mau bernasib serupa dengan Persela dan Deltras, sekalipun sekedar laga uji coba.
Pelatih Arema, Joko  Susilo yang buta kekuatan lawan pun bersusah datang ke Sidoarjo untuk mengintip kekuatan JUFA. Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini serius mempersiapkan timnya menghadapi JUFA, demi hasil maksimal.
Beberapakali pelatih asal Cepu ini harus membenahi permainan timnya, layaknya persiapan tim Arema di pertandingan kompetisi resmi Indonesia Super League (ISL). Meyusul Gethuk memastikan pada laga sore ini, timnya tidak mau main-main menghadapi tim JUFA.
“Persiapannya kita normal tapi serius ya seperti pada saat menghadapi kompetisi resmi di ISL, seperti biasa. Dan saya tekankan sekali lagi kami tak pernah main-main meskipun laga ini hanya uji coba,” ujar pelatih berusia 41 tahun ini kepada Malang Post seusai latihan rutin, sore kemarin.
Pada pertandingan sore ini, Gethuk meyakinkan bakal memainkan pemain barunya. Mereka digabungkan dengan pemain lama yang sudah dulu memperkuat tim yang mempunyai logo kepala Singa ini.
“Untuk lawan JUFA saya akan menurunkan pemain gabungan yang baru dengan yang lama. Karena memang saya ingin melihat kombinasi diantara pemain yang baru juga dengan pemain yang lama,“ yakin Gethuk.
Sementara itu, JUFA berjanji menurunkan tim terbaiknya menghadapi Arema, sore ini. Mengusung 22 pemain, JUFA tak punya hambatan berarti meskipun satu pemain mereka mengalami cedera setelah bertanding melawan Deltras U-21.
Hal tersebut dibeberkan oleh Pelatih JUFA Masafumi Yoshimura kepada Malang Post usai coaching clinic di Lapangan Kusuma Agrowisata, kemarin. Timnya dalam kondisi baik meskipun telah menghadapi dua tim setelah datang di Indonesia. “Hanya satu pemain cedera, besok (sore ini, Red) akan turunkan pemain terbaik lawan Arema,” ungkap Yoshimura.
Perihal kekuatan lawannya, Yoshimura mengakau telah melihat permainan Arema ketika berlaga dalam Liga Champion Asia (LCA) di Jepang, musim lalu.  Meskipun tahu bahwa Arema akan didukung ribuan Aremania, Yoshimura mengaku pemainnya siap. Pemain JUFA merupakan pemain terbaik seleksi dari berbagai Universitas di Jepang.
“Pemain kami adalah pemain berkualitas mental mereka baik, mereka tidak akan terpengaruh,” aku dia ketika ditanya soal Aremania.  Sedangkan terkait kondisi fisik pemain setelah perjalanan panjang dari Jepang, menurutnya tak akan terlalu berpengaruh. Sebab JUFA juga sudah memiliki rekor bertanding ke beberapa negara di luar negeri.
Kedatangan ke Indonesia untuk berjuang akan memperoleh hasil terbaik saat kembali ke Jepang nanti.“Pemain bersemangat dan selama disini (Indonesia, Red) mereka harus berjuang,” katanya.
Tujuan mengadakan ujicoba ke Indonesia agar para pemainnya semakin kuat mentalnya. Sebab mereka harus menghadapi Korea Selatan di Denso Cup Soccer setibanya di Jepang.
Maka misi ujicoba di Indonesia adalah agar pemainnya siap mental saat menghadapi Korea. “Tujuan kita uji coba disini adalah karena ketika pulang ke Jepang harus menghadapi Korea,” tandasnya.(mg15/ary/bua)

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.